Evaluasi Tindakan Aseptis Tenaga Teknis Kefarmasian pada Proses Rekonstitusi dan Penyimpanan Injeksi Antibiotik di Ruang Rawat Inap RS UNS
DOI:
https://doi.org/10.373013/6k4vac70Keywords:
tindakan aseptis, rekonstitusi dan penyimpanan injeksi antibiotikAbstract
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan tindakan aseptis oleh Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) pada saat penyiapan dan penyimpanan obat suntik antibiotik, termasuk alat pelindung diri (APD), ruangan dan peralatan, penanganan dan penyimpanan injeksi antibiotik campuran di unit rawat inap RS UNS. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung petugas apotek yang melakukan rekonstitusi dan penyimpanan injeksi antibiotik di bagian rawat inap RS UNS. Sampel yang digunakan untuk penelitian adalah 49 responden. Analisis dalam penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan menghitung persentase kesesuaiannya dengan Standard Operating Procedure (SOP) di Rawat Inap RS UNS kemudian disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses rekonstitusi dan penyimpanan injeksi antibiotik di instalasi rawat inap RS UNS telah sesuai dengan persentase kesesuaian prosedur penyiapan sebesar 89%, prosedur pencampuran sebesar 82%, prosedur penyimpanan sebesar 90%, prosedur distribusi sebesar 76%.






