Analisis Drug Related Problems (DRPs) Pada Pasien Angina Pektoris RS X Kota Cirebon Tahun 2023

Authors

  • Like Efriani Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon Author
  • Ade Irawan Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon Author
  • Mahfud Anwar Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon Author

DOI:

https://doi.org/10.373013/yfqmgz67

Keywords:

Angina Pektoris, Jenis Kelamin, Usia, Drug Related Problems

Abstract

Angina pektoris ialah salah satu gejala penyakit jantung yang menjadi permasalahan serta pemicu utama kematian di Indonesia ditandai dengan nyeri dada. Prevalensi angina bertambah tiap tahunnya dikarenakan berbagai faktor resiko seperti usia, gaya hidup serta riwayat penyakit terdahulu seperti diabetes, kolesterol, maupun hipertensi. Penggunaan obat dalam jumlah banyak pasien rawat inap beresiko mengalami permasalahan terkait obat. Drug Related Problems (DRPs) ialah permasalahan pengobatan baik secara langsung ataupun tidak langsung mempengaruhi hasil terapi yang sudah ditentukan. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis kejadian DRPs aktual ataupun potensial pada penderita angina pektoris. Penelitian ini bersifat observasional non-eksperimental. Pengumpulan data diambil dari 66 rekam medis pasien angina pektoris periode Januari- Desember 2023 yang memenuhi kriteria inklusi. Kejadian DRPs dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif berdasarkan literatur. Hasil analisis menunjukkan DRPs terjadi pada 61 (92%)  pasien angina pektoris rawat inap. Adanya DRPs pada kategori interaksi obat (60,77%), duplikasi kelompok obat (20,26%), underdosis (12,05%), overdosis (5,13%), serta obat tidak tepat (1,79%). Hasil analisis tidak menunjukan adanyanya hubungan yang signifikan antara penyakit penyerta dan polifamasi terhadap DRPs. Dapat disimpulkan kejadian DRPs pada pasien angina pektoris rawat inap tergolong cukup besar (92%) perlu peran farmasis dalam mencegah dan mengatasi DRPs yang dialami pada pasien angina pektoris rawat inap.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

15-10-2024