Efek Kemopreventif Ekstrak Metanol Kulit Kayu Nangka (Artocarpus heterophylla Lmk.) pada Karsinogenesis Kanker Payudara Tikus Betina yang Diinduksi DMBA

Authors

  • Susilowati Universitas Muhammadiah Surakarta Author

Keywords:

Kemopreventif, DMBA

Abstract

Upaya penemuan senyawa kemopreventif yang mampu menghambat dan menekan proses karsinogenesis merupakan strategi pencegahan kanker yang perlu dikembangkan. Tanaman nangka (Artocarpus heterophylla Lmk.) telah dilaporkan memiliki banyak kandungan senyawa kimia yang berpotensi sebagai antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antikarsinogenesis ekstrak metanol kulit kayu nangka pada kanker payudara tikus betina yang   diinduksi   dengan   7,12-Dimethylbenz(α)antrhacene   (DMBA) selama fase inisiasi dan post inisiasi kanker.

Pada penelitian ini 25 ekor tikus betina galur Sprague-Dawley umur  47  hari  dengan  berat  badan  50-150  g  dibagi  menjadi 5 kelompok. Kelompok I, II dan III merupakan kelompok uji dengan urutan dosis ekstrak 200 mg/kg BB, 400 mg/kg BB dan 800 mg/kg BB. Kelompok   IV   (kelompok   pembanding)   sebagai   kontrol   positif (Tamoxifen 0,36 mg/200 g BB) dan kelompok V (kelompok  sakit) sebagai kontrol negatif (2 ml/200 g BB CMC Na 0,5%). DMBA (20 mg/kg BB) diberikan secara peroral dua kali perminggu selama lima minggu. Sediaan ekstrak dan kontrol diberikan setiap hari selama 7 minggu bersamaan dengan induksi DMBA. Pengamatan dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis.

Hasil penelitian menunjukkan belum dapat diketahui potensi penghambatan pertumbuhan tumor mamae oleh ekstrak metanol kulit kayu  nangka  karena  masih perlu adanya optimasi  terhadap  model induksi karsinogenesis kanker payudara.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

15-10-2012