Pengaruh Konsentrasi Asam Stearat Terhadap Mutu Fisik Losion Ekstrak Daun Nangka (Arthocarpus heterophyllus) Sebagai Antioksidan
DOI:
https://doi.org/10.373013/6mfph141Keywords:
daun nangka, asam stearat, antioksidanAbstract
Ekstrak daun nangka dikembangkan menjadi sediaan losion untuk meningkatkan kelembaban kulit dan mencegah kulit terpapar radikal bebas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi basis asam stearat terhadap mutu fisik, perbedaan aktivitas antioksidan pada ekstrak daun nangka dan sediaan, serta mengetahui formula terbaik yang dapat memberikan aktivitas antioksidan. Ekstrak daun nangka didapatkan dari maserasi menggunakan etanol 70% kemudian diformulasi dengan konsentrasi ekstrak daun nangka 6% dan variasi basis asam stearat 2%, 3%, dan 4%. Penelitian ini menggunakan metode DPPH untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan ANOVA untuk analisis statistika. Penelitian ini mendapatkan nilai IC50 ekstrak daun nangka sebesar 64,5616 ppm. Variasi asam stearat memberikan pengaruh terhadap mutu fisik dan nilai aktivitas antioksidan. Nilai IC50 ekstrak daun nangka dan losion terdapat perbedaan karena adanya bahan tambahan pada losion. Formula terbaik dari penelitian ini yaitu formula 1 yang memiliki nilai mutu fisik paling baik, dengan nilai IC50 ekstrak dalam formula 70,6862 ppm dan nilai IC50 basis dalam formula 1179,3357 ppm.






