Aktivitas Antioksidan Fraksi Air dan Etil Asetat dari Ekstrak Sarang Semut (Myrmecodia pendens Merr. & Perry)
DOI:
https://doi.org/10.373013/ne6xb653Keywords:
Sarang Semut (Myrmecodia pendens Merr. & Perry), fraksi air, etil asetat, antioksidanAbstract
Sarang Semut (Myrmecodia pendens Merr. & Perry) merupakan tumbuhan obat yang mengandung flavonoid, tanin, senyawa fenol, polifenol, dan vitamin E yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini mengacu pada penelitian sebelumnya bahwa ekstrak etanol Sarang Semut (Myrmecodia pendens Merr. & Perry) memberikan aktivitas antioksidan dengan rerata EC50 sebesar 3,8021 µg/ml. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari fraksi ekstrak etanol Sarang Semut (Myrmecodia pendens Merr. & Perry) dan untuk mengetahui fraksi yang memberikan aktivitas antioksidan tertinggi yang dinyatakan dengan EC50. Ekstrak etanol Sarang Semut (Myrmecodia pendens Merr. & Perry) diperoleh melalui penyarian dengan menggunakan metode soxletasi dengan pelarut etanol 96 %, kemudian ekstrak etanol difraksinasi cair-cair dengan pelarut air dan etil asetat. Masing-masing fraksi pada konsentrasi 0.9 µg/ml, 1.0 µg/ml, 2.0 µg/ml, 3.0 µg/ml, 4.0 µg/ml, dan 5.0 µg/ml diuji dengan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) menggunakan spektrofotometer pada λ 515 nm dan operating time 35 menit. Hasil penelitian menunjukkan fraksi etil asetat memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dengan rerata EC50 sebesar 2,8821m + 0.1361 µg/ml diikuti rerata EC50 fraksi air yaitu 3,8830 + 0.2205 µg/ml. Dari uji t diketahui bahwa fraksi air dan etil asetat memiliki rerata EC50 yang berbeda signifikan.






