Formulasi Nanoemulgel Peel Off Ekstrak Buah Stroberi (Fragaria x ananassa) dan Minyak Palmarosa (Cymbopogon martinii) Sebagai Antibakteri Propionibacterium acnes
DOI:
https://doi.org/10.373013/c2q54s10Keywords:
Nanoemulgel, Palmarosa, Propionibacterium acnes, StroberiAbstract
Jerawat adalah gangguan inflamasi pada kulit yang paling banyak disebabkan oleh Propionibacterium acnes. Metabolit sekunder seperti saponin, tannin, dan flavonoid dalam buah Stroberi dan geraniol dalam minyak Palmarosa dapat berfungsi sebagai antibakteri. Untuk menghasilkan produk yang lebih tahan lama dan meningkatkan kelarutan minyak Palmarosa maka dilakukan pengembangan formula dalam bentuk masker nanoemulgel peel off karena mudah diaplikasikan pada kulit, zat aktif cepat terpenetrasi, dan meningkatkan stabilitas bahan aktif. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi ekstrak buah Stroberi terhadap sifat fisik dan aktivitas antibakteri Propionibacterium acnes. Masker nanoemulgel peel off diformulasikan dalam 3 variasi konsentrasi ekstrak buah Stroberi yang berbeda yaitu F1= 3%, F2= 4%, dan F3= 5%. Sediaan masker nanoemulgel peel off dibuat dengan memasukkan nanoemulsi ke dalam gel. Evaluasi pengujian meliputi uji % transmitan, tipe nanoemulsi, pH, organoleptis, homogenitas, daya lekat, daya sebar, viskositas, waktu mengering, dan uji aktivitas antibakteri Propionibacterium acnes. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan konsentrasi ekstrak buah Stroberi dalam sediaan masker nanoemulgel peel off memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil uji pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat, namun tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil uji aktivitas antibakteri Propionibacterium acnes. Konsentrasi 5% ekstrak buah Stroberi dalam formula 3 memiliki sifat fisik sediaan yang paling baik dan aktivitas antibakteri Propionibacterium acnes yang paling besar dibandingkan formula lainnya dengan nilai zona hambat 12,19 ± 0,70 mm.






