Identifikasi Kualitatif Ekstrak, Fraksi n-Heksan, Fraksi Etil Asetat, Fraksi Air Herba Bandotan (Ageratum conyzoides L.)

Authors

  • Dwi Ayu Palupi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional Author
  • Diah Pratimasari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional Author
  • C.E. Dhurhania Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional Author

DOI:

https://doi.org/10.373013/kk6rmd70

Keywords:

Bandotan, Flavonoid, FlavonoidKLT

Abstract

Bandotan (Ageratum conyzoides L.) merupakan tumbuhan yang tumbu di daerah subtropis maupun tropis dan mempunyai daya tumbuh dan adaptasi yang tinggi. Beberapa penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa herba bandotan memiliki aktivitas yang baik sebagai agen antibakteri, antiinflamasi, antioksidan, dan antidiabetik. Penelitian yang sudah ada saat ini terbatas pada penelitian kandungan dan aktivitas dari ekstrak herba Bandotan. Di sisi lain, beberapa ekstrak yang mengalami fraksinasi diketahui dapat meningkatkan aktivitas dari ekstrak tersebut. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa flavonoid dan fenolik yang terdapat dalam fraksi polar, fraksi semi polar dan fraksi non polar dari herba Bandotan. Penelitian ini dimulai dengan melakukan maserasi herba Bandotan menggunakan pelarut etanol dan dipekatkan sampai mendapat ekstrak kental. Ekstrak kental herba Bandotan selanjutnya disuspensikan dengan air hangat dan difraksinasi secara berturut-turut menggunakan pelarut n-heksan serta etil asetat. Ekstrak dan fraksi yang diperoleh dianalisis kandungannya menggunakan uji tabung dan uji Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Hasil identifikasi menggunakan uji tabung menunjukkan ekstrak, fraksi etil asetat dan fraksi air positif mengandung flavonoid, sedangkan fraksi n-heksan negatif flavonoid. Hasil identifikasi KLT dari ekstrak dan seluruh fraksi herba bandotan menunjukkan adanya flavonoid golongan isoflavon yang tidak mengandung 5-OH bebas.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

15-04-2025