Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan dengan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi di Instalasi Rawat Jalan RS UNS
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2025
DOI:
https://doi.org/10.373013/m9kx3655Keywords:
Hipertensi; Pengetahuan; Kepatuhan; Obat antihipertensiAbstract
Hipertensi masih menempati penyakit terbesar di Provinsi Jawa Tengah pada Tahun 2023 triwulan 1 sebesar 63%. Berbagai upaya untuk menurunkan mortalitas dan morbiditas akibat hipertensi sudah dilakukan secara masif. Keberhasilan penanganan hipertensi terdampak dari sejumlah faktor. Sebuah contoh faktor yang memberikan dampak yaitu tingkat pengetahuan dan pemahaman pasien akan hipertensi dan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan. Pengetahuan dan pemahaman sangat diperlukan oleh pasien agar mengerti apa yang harus dilakukanan dan dihindari agar pengobatannya berhasil. Kepatuhan pengobatan hipertensi penting untuk memantau tekanan darah serta menghindari komplikasi. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan obat antihipertensi di Rumah Sakit UNS Sukoharjo. Studi yang dilaksanakan termasuk jenis penelitian cross sectional menggunakan kuesioner. Pengukuran kepatuhan menggunakan ARMS (Adherence to Refills and Medication Scale). Teknik sampling yang dipergunakan yaitu purposive sampling yang memiliki ketentuan inklusi adalah pasien yang berobat pada bulan Januari-Maret 2024, melakukan pemeriksaan secara rutin. Banyaknya sampel yang mencukupi ketentuan inklusi serta eksklusi sebesar 178 pasien. Analisis data dilaksanakan uji korelasi spearman rank. Temuan studi menujukkan jika pasien yang mempunyai tingkat pengetahuan kurang mengenai hipertensi dan pengobatannya sebesar 4,5%, tingkat pengetahuan cukup senilai 28,1% dan tingkat pengetahuan baik senilai 67,4%. Tingkat kepatuhan pasien untuk menggunakan obat antihipertensi kategori rendah sebesar 62,4% dan kategori tinggi sebesar 37,6%. Hasil uji korelasi spearman rank diperoleh p value senilai 0,000 (<0,05) yang memiliki besarnya korelasi senilai 0,262. Hal ini mengindikasikan jika terdapatnya hubungan dengan kekuatan korelasi lemah pada tingkat pengetahuan dan kepatuhan dalam mempergunakan obat antihipertensi di instalasi rawat jalan Rumah Sakit UNS Sukoharjo.