Perbandingan Kualitas Hidup Pasien yang Menjalani Hemodialisis dengan Terapi Epoetin Alfa dan Epoetin Beta di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta

Authors

  • Lusia Murtisiwi Akademi Farmasi Nasional Surakarta Author
  • Tri Murti Andayani Universitas Gadjah Mada image/svg+xml Author
  • Endang Yuniarti RS PKU Muhammadiyah Author

Keywords:

kualitas hidup, epoetin alfa, epoetin beta, KDQOL-SF, PGK

Abstract

Penderita penyakit ginjal kronis (PGK) yang menjalani hemodialisis umumnya mengalami anemia. Anemia pada PGK dapat diterapi dengan pemberian epoetin. Kualitas hidup merupakan aspek yang penting dievaluasi sebagai outcome dari intervensi pada pasien hemodialisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas hidup pasien yang menjalani hemodialisis dengan terapi epoetin alfa dan epoetin beta di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

Penelitian cross sectional terhadap pasien hemodialisis rutin di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta ini dilakukan pada bulan November 2014- Januari  2015. Penilaian kualitas hidup  pasien menggunakan kuesioner KDQOL-SF versi 1.3. Subyek  penelitian  ini  terdiri  dari  dua  kelompok, kelompok pertama merupakan pasien yang menggunakan epoetin alfa untuk penanganan anemia, sedangkan kelompok kedua merupakan pasien yang menggunakan terapi epoetin beta untuk penanganan anemia. Data dianalisis menggunakan Levene test, Chi-Square Goodness of Fit, Independent t-test, uji Mann-Whitney dan uji ANCOVA.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kualitas hidup keseluruhan  pasien yang menjalani hemodialisis dengan terapi epoetin alfa dan epoetin beta di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta menunjukkan hasil yang berbeda tidak bermakna (p>0,05) yaitu sebesar 60,25±12,97, pada kelompok epoetin alfa dan 63,93±15,53 pada kelompok epoetin beta.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

15-10-2015