Potensi Anti Hiperkolesterolemia Ekstrak Tumbuhan Sarang Semut (Myrmecodia Pendans Merr. & Perry)

Penulis

  • Hartono Akademi Farmasi Nasional Surakarta Penulis
  • Iwan Setiawan Akademi Farmasi Nasional Surakarta Penulis
  • Hari Saktiningsih Akademi Analis Kesehatan Nasional Surakarta Penulis

Kata Kunci:

Ekstrak tumbuhan sarang semut, kolesterol total, LDL, HDL, Trigliserida

Abstrak

Hiperkolesterolemia adalah salah satu gangguan kadar lemak dalam darah (dislipidemia) yang mana kadar kolesterol dalam darah lebih dari 240 mg/dl.  Hiperkolesterolemia  merupakan salah  satu faktor  risiko penyebab terjadinya penyakit jantung koroner yang merupakan penyebab utama dan pertama dari seluruh kematian. Kandungan flavonoid Tumbuhan Sarang Semut (Myrmecodia pendens Merr. & Perry) memiliki potensi sebagai obat antihiperkolesterolemia, karena dapat menurunkan kolesterol total,   Low Density Lipoprotein     (LDL), dan dapat mencegah oksidasi LDL. Tujuan penelitian ini mempelajari potensi ekstrak tumbuhan sarang semut   dalam menurunkan   kadar kolesterol dan kadar   Low Density Lipoprotein (LDL), serta kadar trigliserida serta peningkatan kadar HDL. Penelitian dilakukan dengan rancangan penelitian Pre and Post Randomized Controlled Group Design menggunakan binatang coba tikus putih (Rattus norvegicus) jantan, strain Wistar, dengan kriteria inklusi yaitu sehat dan mempunyai aktivitas normal, berumur kira-kira 12 -16 minggu  dengan berat badan ± 200 gram sebagai objek penelitian. Penelitian dilakukan dengan 6 kelompok tikus yaitu kelompok normal, kontrol negatif, kontrol positif dan 3 perlakukan dengan mempergunakan pemberian ekstrak sarang semut dengan dosis 400 mg/KgBB, 600 mg/KbBB dan 800 mg/KgBB. Analisa data kadar kolesterol total, trigliserid, HDL dan Low Density Lipoprotein (LDL) menggunakan one way ANOVA α=0,05 dengan uji lanjutan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kualitatif ekstrak tumbuhan sarang semut positif menunjukkan adanya senyawa flavonoid. Ekstrak tumbuhan sarang semut memiliki potensi sebagai antihiperkolesterolemia untuk menurunkan kadar kolesterol total dan menaikkan kadar kolesterol HDL secara bermakna pada dosis 800 mg/KgBB. Uji one way ANOVA, ekstrak tumbuhan sarng semut memiliki probabilitas 0,004 lebih kecil daripada 0,05. Uji t test menunjukkan bahwa probabilitas 0,0046 < 0,025. Ekstrak tumbuhan sarang semut juga dapat menurunkan kadar trigliserid dan kolesterol LDL pada hewan uji namun tidak berbeda bermakna. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak tumbuhan  sarang  semut  memiliki  potensi  sebagai  obat antihiperkolesterolemia menurunkan kadar kolesterol total  dan meningkatkan kadar kolesterol HDL.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2014-10-15