UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN PALA (Myristica fragrans Houtt) TERHADAP Staphylococcus epidermidis

Authors

  • Marcelina Wandan Wisdyafanny Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional Author
  • Yusianti Silviani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional Author

DOI:

https://doi.org/10.373013/050nm603

Keywords:

Ekstrak daun pala, Antibakteri, Staphylococcus epidermidis

Abstract

Acne vulgaris atau jerawat dapat disebabkan oleh bakteri, salah satunya Staphylococcus  epidermidis  yang  akan  menghasilkan enzim lipolitik yang mengubah sebum  menjadi massa padat, kemudian akan menyumbat saluran kelenjar sebasea. Daun pala mengandung senyawa saponin,  triterpenoid,  tanin, dan  flavonoid  sebagai antibakteri.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya hambat ekstrak etanol daun pala (Myristica fragrans Houtt) terhadap pertumbuhan Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif eksperimental untuk mengetahui efektivitas antibakteri ekstrak etanol daun pala (Myristica fragrans Houtt) terhadap Staphylococcus epidermidis. Sumber data penelitian ini adalah data primer yaitu berdasarkan hasil zona hambat terhadap Staphylococcus epidermidis dengan pemberian ekstrak etanol daun pala (Myristica fragrans Houtt) dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pala dapat digunakan sebagai antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis.  Rata-rata  diameter  zona hambat  ekstrak daun pala yang terbentuk pada konsentransi 20% yaitu sebesar 10,45 mm, pada konsentrasi 40% yaitu sebesar 11,4 mm, pada konsentrasi 60% yaitu sebesar 11,9 mm, pada konsentrasi 80% yaitu sebesar 12,35 mm, dan pada konsentrasi 100% yaitu sebesar 12,6 mm. Konsentrasi 100% mampu menghambat Staphylococcus epidermidis dengan rata-rata diameter zona hambat paling luas yaitu sebesar 12,6 mm.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

15-04-2023