TINJAUAN ARTIKEL: MACAM-MACAM METODE PENGUJIAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN
DOI:
https://doi.org/10.373013/s54s8018Keywords:
Metode, Antioksidan, DPPHAbstract
Antioksidan adalah zat yang melawan dan mencegah terbentuknya radikal bebas yang dapat merusak tubuh. Struktur kimia, sumber radikal bebas dan sifat fisikokimia preparat yang diperoleh dari sampel yang berbeda dapat menyebabkan hasil uji aktivitas antioksidan yang berbeda pula. Oleh karena itu, metode selektif untuk menganalisis aktivitas antioksidan diperlukan untuk jenis sampel tertentu. Metode pengujian aktivitas antioksidan meliputi metode CUPRAC, DPPH, FRAP, HPLC, ORACFL, CAA, amperometri, voltametri, ABTS. Dari hasil review ini dapat diperoleh kesimpulan bahwa pengujian antioksidan dengan metode DPPH menjadi metode yang paling banyak digunakan karena proses pengukurannya yang cepat, sederhana dan biayanya yang terjangkau dalam mengukur aktivitas antioksidan. Metode DPPH berprinsip pada radikal DPPH atom hydrogen didonorkan oleh senyawa antioksidan yang akhirnya menyebabkan DPPH menjadi bentuk tereduksi bersifat non radikal. Pengujian antioksidan menggunakan metode DPPH dibeberapa bidang seperti bidang analisis kosmetik untuk menangkal radikal bebas yang terbentuk pada lapisan kulit, pada bidang pengujian antioksidan terhadap tanaman yaitu untuk pengukuran radikal bebas untuk menunjukan bahwa ekstrak pada tanaman memiliki aktivitas antioksidan atau tidak dengan menggunakan metode DPPH.






