Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Apotek Armada Kabupaten Wonogiri
DOI:
https://doi.org/10.373013/0hh59e61Keywords:
Tingkat Kepuasan Konsumen, Pelayanan Kefarmasian, Pelayanan Obat Tanpa ResepAbstract
Kualitas pelayanan merupakan elemen esensial dalam penggunaan layanan kesehatan. Penilaian terhadap kualitas layanan yang baik tidak hanya terfokus pada proses penyembuhan fisik, tetapi juga melibatkan sikap, pengetahuan, dan keahlian petugas dalam memberikan pelayanan. Selain itu, faktor komunikasi, informasi, kesopanan, ketepatan waktu, responsivitas, serta ketersediaan sarana dan lingkungan fisik yang memadai juga memiliki peran yang krusial. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode survei, yang mengkaji lima dimensi kualitas pelayanan, yaitu kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), keyakinan (assurance), empati (empathy), dan bukti fisik (tangible). Populasi penelitian ini adalah semua pasien yang menebus obat dan alat kesehatan di Apotek Armada. Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling, dan jumlah sampel dihitung menggunakan rumus Cochran, menghasilkan 385 sampel, yang dikumpulkan pada bulan Februari 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Armada pada dimensi kehandalan sebesar 85,17% (sangat puas), dimensi ketanggapan 86,97% (sangat puas), dimensi keyakinan 87,39% (sangat puas), dimensi empati 89,27% (sangat puas), dan dimensi bukti fisik 84,75% (sangat puas). Rata- rata kepuasan dari seluruh dimensi adalah 86,71%, yang dikategorikan sangat puas. Kesimpulannya, tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Armada diklasifikasikan sebagai sangat puas.






