Metode Ekstraksi Sarang Semut (Myrmecodia Pendans) dengan Teknik Maserasi untuk Menghasilkan Obat Alternatif Kanker Paru

Authors

  • Suharyanto Akademi Farmasi Nasional Surakarta Author
  • Bambang Purwono Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Author

Keywords:

Sarangsemut, Histopathologi, kanker Paru

Abstract

Kanker  adalah  pertumbuhan  sel  pada  berbagai  jaringan  dalam tubuh, sebagian besar tumbuh pada jaringan sel induknya.Setiap tahun dijumpai hampir 6 juta penderita baru yang diketahui mengidap kanker, dan lebih dari 4 juta diantaranya meninggal. Sampai saat ini pengobatan kanker dilakukan dengan 3 cara yaitu radiasi, pembedahan dan pengobatan menggunakan bahan kimia anti kanker. Akan tetapi ketiga pengobatan sebagaian besar memberikan efek samping terhadap pasien. Penelitian ini bertujuan   untuk melakukan serangkaian uji pra klinis untuk menentukan dosis yang optimal Sarangsemut (Myrmecodia pendens )yang dapat digunakan sebagai  obat  kanker paru. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah  melakukan  ekstraksi  umbi  Sarang semut (Myrmecodia  pendens) untuk menghasilkan obat alternatif kanker. Manfaat penelitian ini adalah dapat digunakan  secara  langsung  oleh masyarakat   sebagai obat  herbal untuk terapi kanker. Uji ini dilakukan dengan menggunakan tikus putih yang diinduksi  dengan  DMBA  (Dimethylbens  (a)  anthracene  ) dengah dosis 20mg/kgBB sebanyak 10 kali sebagai model. Terapi dilakukan dengan menginduksi ekstraks Sarang semut dengan dosis 250 mg/kgBB, 500mg/kgBB dan 750mg/kgBB. Berdasarkan uji Histopatologi dapat disimpulkan bahwa  sel yang  mengalami  kerusakan  akibat  penambahan DMBA dapat diperbaiki dengan ekstrak Sarangsemut dosis 750 mg/kgBB.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

15-10-2015